Kegiatan LKS Tingkat Nasional 2019 Hari Ke-4: Berpacu dengan Waktu, Jaga Asa untuk Jadi yang Terbaik

Oleh: Apriliyadi · Kamis, 11 Juli 2019 05.51 · 1.234

Bagikan

Selain di Jogja Expo Centre (JEC), lomba kompetensi siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional XXVII juga dilaksanakan di beberapa tempat. Salah satunya adalah Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY). Beberapa lomba dilaksanakan di kampus yang berada di Jalan Colombo, seperti mechanical enginering, IT network system administration, IT software solution for business, dan web technologi.

Pada perlombaan Mechanical enginering CAD yang diselenggarakan di aula lantai dua FT UNY, para peserta harus menyelesaikan kompetensi yang tertuang dalam empat modul selama tiga hari perlombaan. Modul Mechanical Assembly and Detail Drawing for manufacture harus diselesaikan selama 6 jam, modul Reverse Engenering Form a Physical Model selama 4 jam, dan modul Mechanical Design Challenge dengan waktu tiga jam. Terakhir, para peserta menyelesaikan modul Mechanical Fabrication dengan waktu tiga jam.

Naik ke lantai tiga FT UNY, bidang lomba IT Software Solution For Business dilaksanakan dengan tantangan peserta harus menyelesaikan tugasnya secara bekesinambungan agar menghasilkan satu produk yang pada sesi terakhir dinilai oleh dewan juri.  Beberapa kompetensi dalam bentuk modul harus diselesaikan peserta sebagai panduan. Hari pertama peserta harus mengerjakan modul ke-1, yaitu membuat form login dan membuat data base, serta langsung berlanjut ke modul berikutnya, yaitu membuat form master dan form transaksi. Hari ini (10/07) peserta mengerjakan modul ke-3, yaitu membuat form transaksi dilanjutkan dengan modul ke-4 tentang laporan. Hari terakhir modul ke-5 tentang pembuatan client sheet dan APK Android sebagai tugas peserta lomba yang terakhir. Selain bidang lomba tersebut, bidang lomba web technolgies dan IT network system administration juga dilaksanakan di tempat yang sama.

Tema “Kompeten Menyongsong Industri 4.0” yang diusung dalam penyelenggaran LKS SMK Tingkat Nasional tahun ini sangat berkaitan dengan bidang lomba yang diadakan di Aula FT UNY. Seperti yang disampaikan oleh Medi Setiawan, pembimbing bidang lomba IT Software Solution For Business dan Web Technologi dari kontingen Provinsi Lampung, menyambut baik kegiatan LKS Tingkat Nasional. Hal ini berkaitan dengan penyelarasan antara kurikulum yang ada di SMK dan industri. Kegiatan ini juga dapat memotivasi bagi guru SMK untuk meningkatkan kurikulum yang ada di sekolah masing-masing guna menyongsong era Industri 4.0.  Ditanya potensi anak didiknya untuk mendapatkan medali, beliau menyampaikan, “Yang terpenting siswa sudah memberikan hasil yang maksimal dari apa yang dipelajari selama ini”

 

Selain penyelenggaraan lomba, di lantai satu gedung Fakultas Teknik UNY juga dipamerkan hasil karya produk inovasi mahasiswa, antara lain robotik dari tim Robotik UNY, mobil urban dengan penggunaan bahan bakar yang sangat irit dari tim Garuda UNY, rancang bangun dari Teknik Sipil, mobil listrik dari tim Mobil Listrik UNY, dan berbagai macam busana yang dibuat oleh mahasiswa Pendidikan Teknik Busana.

Dari area FT UNY, berpindah ke salah venue  SMKN 6 Yogyakarta. Medali bidang lomba patisserie and confectionery diperebutkan peserta dari 21 provinsi. Fasilitas live straming disediakan panitia melalui kanal YouTube https://youtu.be/1UKeoUtCDqw karena pembimbing dan pengunjung tidak diperkenankan untuk masuk ke ruangan lomba. Eka Purwanto, panitia bagian teknis, mengatakan, “ Sampai lomba di hari kedua pelaksanaan berjalan dengan lancar karena ada komunikasi yang baik dengan juri dan peserta lomba.”

 

Siswa SMKN 6 Yogyakarta ditugaskan menjadi helper untuk membantu peserta menyelesaikan tugasnya dalam bidang lomba ini. Siswa yang ditugas menjadi helper sangat senang mendapatkan kesempatan ini. “Kegiatan ini menambah pengalaman dan melatih kesabaran dalam melayani orang yang berbeda karakternya,” ungkap Dwiki Janget Permana dan Septia Wulaningsih siswa kelas X SMKN 6 Yogyakarta. Pada hari kedua peserta lomba harus mempresentasikan gateux, sugar showpiece, dan figurine marzipan of gum paste yang selanjutnya akan dilakukan penilaian oleh juri.

Dari JEC sebagai pusat lomba dilaporkan jalannya berbagai bidang lomba, tepatnya di Zona C dilaksanakan bidang lomba prototype modelling, industry control, autobody repair, platic die enginering dan automobile technologi. Dari bidang lomba automonile technologi, peserta dari 33 provinsi wajib menyelesaikan kompetensi engine petrol tune, steering,  suspention and brake system, electrical system, engine mechanical, dan automatic transmition untuk meraih medali.

Di Zona E ada bidang lomba lanscape and gardening yang pada hari sebelumnya peserta diberi tugas untuk mendesain taman yang dilanjutkan menata dasar konstruksi taman dan menata bata sebagai pembatas taman. Hari ini peserta diberikan tugas membuat taman, kolam, dan menanam tanaman. Satu hal yang menarik di bidang lomba ini adalah hadirnya Andira Mayangsari sebagai peserta perempuan yang didominasi para laki-laki. Menanggapi tantang hari ini, kontingen Jawa Barat ini menjawab bahwa tugas hari ini lebih dominan menanam pohon yang membutuhkan konsentrasi karena masalah tinggi rendahnya tanaman dan kontras. Namun, tetap dijalani dengan senang oleh para peserta.

Secara umum, penyelenggaran lomba pada hari ini berjalan baik. Setiap peserta dari berbagai bidang lomba berusaha menampilkan yang terbaik. Pada dasarnya setiap perlombaan di LKS SMK Tingkat Nasional 2019, peserta dibatas waktu untuk menyelesaikan tugasnya. Oleh sebab itu, setiap detik waktu yang diberikan akan sangat berharga bagi peserta.

 

SMK Bisa-Hebat!

Diterbitkan oleh :

Direktorat Pembinaan SMK

Dirjen Dikdasmen, Kemendikbud

 

Yogyakarta, 10 Juli 2019

 

Bagikan

#PetuahPetuah

Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah.

Ki Hajar Dewantara