32.102 Siswa SMK di Bali Ikuti UNBK

oleh Apriliyadi 405

Denpasar - Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tingkat SMK digelar hari ini. Total ada 32.102 siswa-siswi di seluruh Bali yang mengikuti ujian. 

"Total ada 32.102 siswa-siswi SMK se-Provinsi Bali yang mengikuti UNBK hari ini. Jumlah itu berasal dari 168 sekolah dari 9 kabupaten/kota," kata Pejabat Pembuat Komitmen Ujian Nasional Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Crisna Adijaya, lewat pesan singkat, Senin (25/3/2019). 

Crisna mengatakan proses persiapan UNBK ini telah dimulai sejak September 2018. Persiapan itu dimulai pada pendataan siswa dan sekolah hingga simulasi UNBK di setiap sekolah. 

"Untuk antisipasi gangguan kami sudah berkoordinasi dengan PLN pusat se-Bali. Selain itu, kami ada tim helpdesk jika ada keluhan atau laporan dari pihak sekolah," sambungnya. 

Pantauan di SMK Pariwisata Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali, Senin (25/3), UNBK digelar sejak pukul 07.30 Wita. UNBK ini digelar menjadi tiga sesi karena banyaknya siswa.

Total ada 320 siswa-siswi yang mengikuti UNBK bahasa Indonesia hari ini. Rata-rata siswa mengaku tidak menemui kendala saat mengerjakan soal. 

"Kendalanya jawab soalnya karena banyak dan komponennya membingungkan. Kemudian harus bener-bener berpikir dan dibaca ulang soalnya, tapi kalau perangkat lancar-lancar saja," ujar Bela Dwi Saputri. 

Hal senada disampaikan I Made Adi Mahardika. Adi merasa grogi karena mengerjakan soal ujian. 

"Kendalanya dalam diri aja, misal perasaan grogi. Soalnya harus baca dengan teliti. Astungkara untuk masalah perangkat tidak ada, tadi di kelas cuma ada satu temen salah nyolok charger aja," tuturnya. 

Dari pihak sekolah mengaku tak ada masalah selama pelaksanaan UNBK hari pertama ini. Pihak sekolah juga mengaku lebih terbantu dengan sistem ujian berbasis komputer. 

"Kalau melihat pasti lebih bagus UNBK ini karena paperless, biaya jauh berkurang, dan lebih transparan karena dengan sistem. Sejauh ini tidak ada masalah, karena kita punya staf dan guru IT yang mumpuni dan rekanan yang bisa dimintai bantuan ketika ada masalah," ujar Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Pariwisata Bali Dwipa, I Putu Gede Panca Wasidipa. (ams/fdn)

Sumber : detik.com

 

Beri nilai konten ini  
Responsive image