Guru SMK di Bondowoso Dibekali Kemampuan Jurnalistik

oleh Pretty Pangaribuan 852

Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Seni dan Budaya Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur memiliki kepedulian kepada guru swasta. Hal tersebut dibuktikan dengan diselenggarakannya pendidikan dan latihan atau Diklat jurnalistik yang diikuti ratusan guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta di kota tape ini.

Pendidikan dan latihan atau Diklat jurnalistik diikuti puluhan perwakilan dari lembaga atau Sekolah SMK swasta yang ada dengan jumlah peserta seratus lebih guru. Acara dilaksanakan selama dua hari yakni Sabtu hingga Ahad (8-9/12) di aula SMK NU Tenggarang.

Ketua PC Lesbumi NU Bondowoso Muhlis menjelaskan, kegiatan merupakan salah satu ide dari sejumlah pengurus dan diharap ada tindak lanjut. "Kami berharap setelah pelatihan ini ada tindak lanjut, sehingga guru-guru nanti bisa menulis dan ditularkan kepada seluruh siswanya," katanya, Sabtu (8/12).

Tidak berhenti sampai di situ, seluruh program Lesbumi NU dapat terlaksana dengan baik. "Jadi, nanti setelah pulang dari sini guru-guru bisa menulis berita," pintanya.

Salah satu pemateri Ahmad Winarno dari Kompas.com mengatakan, dengan mengikuti pelatihan jurnalistik, guru SMK paling tidak sudah mempunyai bekal. “Sehingga kalau sudah punya bekal, dapat menulis atau menyebarkan kegiatan di sekolahnya,” katanya.

Manfaat dari kemampuan menulis berita ini SMK swasta bisa mempunyai daya jual. “Yakni bisa dikenal secara luas oleh masyarakat,” jelasnya.

Pada pelatihan tersebut, para peserta dibekali ilmu tentang penulisan serta kaidah dan praktik jurnalistik. Narasumber yang dihadirlkan antara lain Ahmad Winarno dari Kompas.com, Sholihul Huda, jurnalis Radar Ijen Jawa Pos. Juga Muhlis dari Memo X Bondowoso. Moderator diklat adalah Kepala Sekolah SMK NU Tenggarang, Daris Wibisono Setiawan.

Sumber : Nuonline 

Beri nilai konten ini  
Responsive image