Dinas Pendidikan Aceh Laksanakan Pelatihan Kepemimpinan Untuk Pelajar SMK

oleh Rizky Setiawan 312

Jakarta – Dalam rangka membentuk generasi penerus yang berkarakter kuat, 230 siswa dan guru pembina Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Aceh disertakan dalam program Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh. KKP yang berlangsung 2-6 Agustus 2018 itu dibuka Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem MPd, Kamis (2/8) malam, di Grand Aceh Syariah Hotel, Banda Aceh.


Sekretaris Disdik Aceh, Muslem, menyebutkan tujuan diselenggarakannya KKP untuk membentuk pemimpin muda yang berkarakter, patriotik, membentuk pola pikir, sikap perilaku yang mulia, berdayaguna bagi agama, nusa dan bangsa, serta menumbuhkan kebersamaan antarpeserta.


Acara ini diharapkan bias mengasah dan mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan mental yang baik dalam bidang kepemimpinan dan kewirausahaan para siswa. Dinas Pendidikan Aceh berjanji akan bekerja keras menggembleng siswa agar dapat menjadi pribadi yang memiliki karakter kuat, terlatih dan tangkas.


“Kita mempersiapkan generasi unggul yang memiliki karakter hebat, literasi hebat, kompetensi hebat dengan harapan anak-anak sekalian menjadi anak-anak yang tangguh, sehingga nantinya akan menjadi pemimpin bangsa yang berkarakter,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Aceh, Teuku Miftahuddin MPd, menjelaskan, KKP SMK, pelajar dengan berbagai karakter dapat meningkatkan kematangan jiwa dan kestabilan emosi dalam rangka pembentukan sikap dan prilaku terpuji. Kegiatan ini juga sekaligus pembentukan sikap/karakter siswa yang mempunyai kehidupan dengan rasa aman, jujur, disiplin, sportifitas, penuh kreatifitas, serta rasa persahabatan dan kebangsaan yang tinggi.


Selama kegiatan KKP SMK ini, berbagai program dilaksanakan, seperti ice breaking, program motivasi, kepemimpinan, kebangsaan, aksi kreativitas, aksi kepedulian, kedisiplinan, pengukuhan dan penyematan pin serta materi penunjang KKP. Seusai mengikuti program ini, para peserta KKP SMK ini nantinya akan dibina secara khusus oleh dewan juri/wasit yang berasal dari Kwarcab Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan Kota Subulussalam.


 

Beri nilai konten ini  
Responsive image