Ketika Sekolah Lain Sibuk Hadapi Unas, SMK Rujukan Nasional Ini Banjir Tes Rekrutmen Kerja

oleh Yuli Setiawan 820

Wajah-wajah optimis menghiasi raut muka mereka. Dengan buku dan pensil di tangan, siswa-siswi itu memasuki auditorium sekolah.

Tak ada rasa tegang apalagi takut sebagaimana saat kebanyakan siswa mengikuti ujian. Sebab kedatangan mereka bukan untuk mengikuti try out, uji kompetensi, atau ujian nasional. Tapi mereka hadir untuk mengikuti rekrutmen karyawan.

Kehadiran mereka di auditorium, disambut tayangan profil perusahaan. Sesekali peserta bertepuk tangan riuh: mengapresiasi keunggulan dan nilai plus industri yang akan merekrut mereka. Di aula itu sudah dipenuhi 130 peserta dari 10 kompetensi keahlian (3/2/18).

Itulah gambaran saat siswa SMK Muhammadiyah 7 (Mutu) Gondanglegi Malang mengikuti tes rekrutmen PT Arthawena Sakti Gemilang. Sebuah perusahaan nasional yang bergerak di bidang manufactur kaleng kemasan yang berdiri sejak tahun 1991.

“Siswa yang sekolah di sini, sebagian besar yaitu 86 persen ingin bekerja, 10 persen melanjutkan dan 4 persen berwirausaha. Sebab itu, kami tidak hanya sibuk persiapan Unas saja, tapi lebih sibuk lagi bagaimana peserta didik terekrut industri sebelum pengumuman kelulusan,” kata Principal SMK Mutu Gondanglegi, H Pahri SAg MM, saat ditanya PWMU.CO tentang tingginya volume rekrutmen industri akhir-akhir ini.

Human Resources Development PT Arthawena Sakti Gemilang, Yemima Rahayu Ningsih SPSi mengatakan, seiring tinggi pertumbuhan dan perkembangan perusahaannya, awal tahun 2018 membuka lowongan kerja. Menempati posisi: administrasi, keuangan, teknisi, produksi dan marketing.

“Siswa yang diterima akan ditempatkan di Malang, Bogor, Tanggerang dan Banten,” jelas Yemima pada peserta rekrutmen.

Peserta dinyatakan lulus seleksi apabila memenuhi standar minimal yang dipersyaratkan perusahaan. Nilai matematika minimal 6,00, lulus psikotest 1 dan 2, sehat jasmani dan ruhani, lulus wawancara 1, 2 dan 3, serta lulus orientasi lapangan.

“Ketat persaingan masuk PT Arthawena Sakti Gemilang,” kata Yemima yang dua tahun berturut-turut melakukan rekrutmen di SMK Mutu. Tapi itu sebanding dengan gaji yang akan diterima yaitu; gaji di atas UMK setempat, bonus prestasi kerja 3 bulanan, dilindungi asuransi jiwa, BPJS, dan jenjang karier.

Direktur BKK SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, Drs Handoko Suyitno, menyambut positif tinggi perusahaan dan industri merekrut peserta didiknya. “Alhamdulillah ada 48 siswa yang lulus tahap satu rekrutmen PT Arthawena Sakti Gemilang,” kata pria asal Gunung Kawi Malang ini penuh syukur.

Anak yang lulus itu, lanjutnya, akan diorientasi lebih detail lagi tentang profil perusahaan dan pekerjaan yang akan ditekuni.

SMK Rujukan Nasional ini pantas berbangga, sebab sebelum lulus siswa-siswinya sudah diminati industri. “Ini hasil keringat dan kerja keras yang terbangun selama ini. Konsep link and mach benar-benar terealisasi di sini,” terang Pahri.

 

Sumber: https://pwmu.co

Beri nilai konten ini  
Responsive image