Menggugah Motivasi Membaca di Lorong Dekat Kantin

oleh Endang Sadbudhy Rahayu 462

Hujan rintik-rintik, langit mendung, angin berhembus menerbangkan dedaunan di sekitar lorong dekat kantin sekolah. Sekelompok siswa tampak tekun dengan buku di tangan mereka. Inilah pemandangan sore hari di area baca SMKN 3 Bogor. Para siswa selalu bergegas untuk mendapat tempat yang nyaman dan bacaan yang diminati untuk mengisi waktu istirahat maupun waktu luang mereka di area baca yang baru beberapa lama disiapkan oleh sekolah.

Sebuah lorong yang semula tempat ‘nongkrong’ para siswa untuk menikmati makanan saat istirahat, kini telah disulap menjadi tempat yang nyaman untuk membaca dan diskusi dan melakukan aktivitas berliterasi. “selain dibersihkan, kami juga berusaha menampilkan wajah yang lebih segar dengan pengecatan, penambahan beberapa rak buku dan tanaman hias sebagai penyejuk, agar memberikan rasa nyaman bagi siswa yang sedang membaca, berdiskusi maupun melakukan aktivitas lain”, demikian ungkap Uus Sukmana, MM.Pd-Kepala SMKN 3 Bogor

 

Area baca yang di SMKN 3 Bogor disiapkan sebagai implementasi Gerakan Literasi Sekolah. Menurut guru-guru di sekolah ini, untuk mewujudkan iklim gemar membaca bukanlah hal yang mudah, sehingga perlu upaya kreatif yang ditempuh oleh sekolah agar siswa gemar membaca dan guru menjadi teladan membaca. Dengan mengamati berbagai area di sekolah yang memungkinkan untuk menjadi tempat yang bisa di-create menjadi tempat yang mudah diakses dan menarik untuk didatangi, maka dipilihlah lorong dekat kantin, yang posisinya juga tidak jauh dari perpustakaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

SMKN 3 Bogor, sebagai SMK dengan Bidang keahlian Pariwisata, yang mayoritas peserta didiknya perempuan, sering ditemukan siswa bergerombol saat istirahat, oleh karena itu, para pendidik di sana sepakat untuk menjadikan kegiatan bergerombol tersebut menjadi lebih produktif. Ibu Nini Nelayani, salah seorang guru senior, memberi penjelasan, “Ini langkah awal untuk menggugah motivasi membaca para siswa agar gemar membaca”. Pada kesempatan yang sama Ibu Utami Dri Astuti menambahkan, “kami menata lorong ini bersama anak-anak, agar suasana yang tercipta sesuai selera mereka”. Sebagai matematika yang gemar membaca dan telah mengikuti diklat perpustakaan online. Upayanya patut dihargai untuk menggalakkan gemar membaca di kalangan siswa di SMKN 3 Bogor. “tempat ini, kini menjadi tempat favorit anak-anak berkumpul” imbuh guru lainya.
Selain area baca, SMKN 3 bogor juga memulai penyediaan sudut baca di kelas. Beberapa kelas telah mulai tersedia sudut baca, namun masih belum ditemukan format yang ‘pas’, karena terkendala program moving class. Ada kesulitan siswa mana yang seharusnya bertanggung jawab mengelola sudut baca tersebut. Di kelas yang telah dicoba diadakan dalam 1 bulan separoh buku tidak kembali dan belum tertelusuri keberadaannya. Hal ini seharusnya menggugah para guru mata pelajaran yang bertanggungjawab terhadap kelas tersebut untuk mencari cara agar buku-buku yang tersedia diminati siswa, dibaca dan kembali ke rak untuk bersirkulasi ke pembaca lainnya. Hal yang paling mungkin, pengembangan sudut baca di rung-ruang belajar produktif/ ruang praktik. Referensi sesuai program studi akan menjadi daya Tarik tersendiri bila dipajang di sana.
Menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang literat, merupakan tantangan bagi manajemen sekolah. Sudah saatnya sekolah membentuk Tim Literasi Sekolah, yang bertugas merumuskan program dan strategi untuk membudayakan aktivtas berliterasi dalam berbagai bidang. Mewujudkan lorong baca tersebut patut diapresiasi untuk mengawali kreativitas berikutnya untuk menciptakan area baca-area baca yang menarik dan nyaman. Selamat untuk SMKN 3 Bogor. SMK Bisa! SMK Hebat!

Beri nilai konten ini  
Responsive image