Teaching Factory dan LSP-P1 SMKN 3 Palangka Raya

oleh Apriliyadi 267

Penguatan Sekolah Kejuruan di Kalteng

PROKAL.COPALANGKA RAYA - SMK Negeri 3 Palangka Raya terus melakukan langkah nyata untuk meningkatkan lulusan yang siap kerja. Salah satunya dengan melakukan penguatan Teaching Factory dan Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1), beberapa waktu lalu.

Langkah ini dilakukan sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. Dimana dalam revitalisasi SMK terdapat enam isu strategis yang menjadi prioritas, yakni penyelarasan dan pemutakhiran kurikulum.

Tak hanya itu saja, juga terdapat inovasi pembelajaran, pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan, kemitraan sekolah dengan dunia usaha/dunia industri (DU/DI) dan perguruan tinggi, standarisasi sarana dan prasarana utama, serta penataan/pengelolaan kelembagaan.

SMK Negeri 3 Palangka Raya sebagai satu-satunya SMK di Provinsi Kalimantan Tengah yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMK telah menjalankan program tersebut. Salah satunya melalui penguatan Teaching Factory dan LSP-P1.

“Saya melihat SMK Negeri 3 Palangka Raya memiliki kinerja yang sangat baik untuk menyukseskan program Revitalisasi SMK.  Hal ini dapat dibuktikan salah satunya melalui terselenggaranya penyelarasan (Link and Match) kurikulum dengan melibatkan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI),” ungkap  Pendamping Revitalisasi SMK dari UNY Galeh NIPP.,M.Pd melalui rilisnya yang disampaikan kepada Kalteng Pos, Jumat (17/11).

Selain itu, menurut Galeh, sekolah tersebut bisa mewujudkan program pembelajaran Teaching Factory. Pembelajaran ini menurutnya adalah model pembelajaran di SMK yang berbasis produksi atau jasa dengan mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri.

Ke depan dia mengharapkan, dalam pelaksanaan program pembelajaran Teaching Factory pada tiga kompetensi keahlian yang dimiliki sekolah tersebut harus melibatkan pemerintah daerah dan stakeholders dalam pembuatan regulasi, perencanaan, implementasi maupun evaluasinya.

“Saya yakin saat ini SMK Negeri 3 Palangka Raya akan menjadi rujukan bagi SMK lainnya di Provinsi Kalimantan Tengah,” katanya.

Salah satu program pembelajaran Teaching Factory di sekolah ini, dikatakan Galeh adalah dengan diresmikannya Kafé Bawi Kuwu. Di situ anak-anak akan belajar unjuk kerja dengan penekanan pada peningkatan kompetensi berbasis dunia industri. Dengan demikian, akan disusul program pembelajaran Teaching Factory untuk kompetensi keahlian lainnya. 

“Selain itu, saya yakin melalui program pembelajaran Teaching Factory di SMK ini, akan membantu siswa dalam mempersiapkan diri menjadi tenaga kerja.  Serta membantu menjalin kerjasama dengan dunia kerja yang lebih actual,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Palangka Raya, Hj. Sri Sundhari mengungkapkan selain program pembelajaran Teaching Factory, sekolahnya juga melakukan penguatan dalam hal pendirian LSP-P1 melalui penambahan jumlah asesor pada guru produktif pada awal November.

“Alhamdulillah enam guru produktif sekolah ini telah lulus mejadi asesor kompetensi. Sehingga total jumlah asesor menjadi sembilan orang. Hal ini sangat mendukung terlisensinya LSP-P1 SMK Negeri 3 Palangka Raya.  Ke depannya siswa selain mendapatkan ijazah, mereka akan juga dibekali sertifikat kompetensi guna memantapkan diri memasuki dunia kerja,”ungkap Sundhari.

Keberhasilan 9 guru yang dinyatakan lulus sebagai asesor kompetensi tersebut, mendapat apresiasi dari pendamping revitalisasi SMK, Galeh NIPP,M.Pd.  Pihaknya mengungkapkan rasa bangganya terhadap capaian SMK Negeri 3 Palangka Raya di akhir pendampingan revitalisasi. Hal ini, menurutnya dikarenakan sekolah mampu membuktikan yang terbaik guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan kejuruan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sekolah ini dalam rangka menyukseskan program Revitalisasi SMK. Semoga kebaikan ini, dapat menular ke sekolah lainnya,”pungkasnya. (hen/b-5/ila/iha)

Sumber http://kalteng.prokal.co/read/news/44798-teaching-factory-dan-lsp-p1-smkn-3-palangka-raya.html

Beri nilai konten ini  
Responsive image