SMK Berduka, Selamat Jalan Pak Mustaghfirin Amin

oleh Yuli Setiawan 1.814

Mendung menyelimuti SMK, tepatnya pada hari  Sabtu tanggal 9 Sepetember jam 16.00 Wib, Bapak Direktur Pembinaan SMK, Pak Mustaghfirin Amin, akrab disapa "Pak Mus",  telah berpulang ke Rahmatullah, semoga Allah SWT menerima segala amalan beliau , diampuni segala dosa-dosa beliau dan diterima amal ibadah beliau, amin Ya Rabbalalamin.

Semua datang dariNYa dan akan kembali kepadaNYa, Saat ini Alllah SWT telah berkehendak, tak seorangpun yang akan bisa menolak. Walau sejatinya dunia pendidikan, khususnya SMK belum  siap dengan kepergian beliau. Beliau pergi dengan sejuta asa SMK yang dibebankan negara  untuk dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Revitalisasi SMK yang tertuang dalam Inpres Nomor 9 tahun 2016, merupakan salah satu prestasi hebat SMK di negeri ini. Dengan revitalisasai SMK  semua pikiran tersedot  ke SMK, semua instansi melirik ke SMK, penganggaran pendidikan juga besar ke SMK, hal ini bermuara kepada perbaikan kualitas  Sumber Daya Manusia yang sebagain besar ditumpangkan harapannya ke SMK.

Saat kepemimpinanmu di dunia SMK, banyak prestasi hebat yang diraih oleh SMK, baik skala nasional maupun  internasional. Dulunya SMK dimata masyarakat masih sebagai second choise setelah SMA. Orang akan memasukan anaknya ke SMK apabila dinyatakan tidak lulus dari SMA.  Namun beberapa tahun belakangan ini SMK menggeliat tiada bisa dibendung. Paradigma masyarakat mulai berubah, orang tua mulai berlomba-lomba mendaftarkan  anak-anak mereka ke SMK. Dunia Usaha dan Dunia industri  mulai melirik dan mencari bibit-bibit unggul dari SMK. DU/DI sudah mulai berkontribusi dengan SMK, bukan itu saja, semua kementrian saat ini saling bersinergis dengan SMK, pemerintah pusat maupun  daerah  mulai melirik dengan SMK.

Berduyung duyungnya masyarakat datang ke SMK untuk mendaftarkan buah hati mereka agar bisa mengenyam pendidikan di SMK. Hal ini terjadi,  tak terlepas dari kepercayaan mereka saat ini  ke SMK. Mereka sudah melihat bukti nyata SMK dari mulut ke mulut, mereka sudah melihat langsung lulusan SMK sudah bisa bekerja dan hidup mandiri, mereka sudah melihat langsung lulusan SMK jauh lebih maju dari sebelumnya.  Masyarakat sudah cerdas, betapa SMK sangat fokus dengan  perkembangan skill, karakter  dan intelektual siswa-siswinya

Saat kepemimpinanmu jumlah SMK di negeri ini naik drastis. Saat ini berdasarkan data statistik SMK, jumlah SMK sudah mencapai 13.000 lebih,  baik negeri maupun swasta, jumlahnya selalu  meningkat dalam hitungan hari. 

Bukan itu saja, program-program link and match SMK dengan DUDI semakin hari semakin harmonis. Tuntutanmu agar  semua SMK dinegeri ini menjalin hubungan yang erat dengan DUDI sudah mulai terealisasi.  Geliat itu terlihat dengan banyaknya program-program di SMK yang mengarahkan agar jalinan harmonis ini bisa terjaga. diantara program tersebut adalah, SMK Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus, program SMK berbasis Industri, teaching factory, silaras dan lain-lain.  Pak Mus sering mengatatakan " SMK dan DU/DI bagaikan dua mata uang yang tak bisa dilepaskan dengan satu yang lainnya". Begitulah adanya SMK.  

Link and Match  tidak hanya dalam bidang kurikulum saja, link and match juga diadakan untuk mengatasi pengangguran tingkat SMK. Program nyata untuk link and match ini adanya kewajiban SMK yang siswanya minimal 500 orang harus memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK), yang saat ini sudah berkembang menjadi BKK online. 

Bahkan pada suatu kesempatan pak Mus sering mengatakan, bahwa keberadaan BKK di SMK sama halnya dengan Keberadaan PPDB (penerimaan Siswa baru). Menurut beliau, SMK yang hebat bukan saja ditentukan oleh kehebatannya dalam menjaring siwa yang sangat banyak, namun SMK yang hebat menurut pak Mus adalah SMK yang mampu menyalurkan alumninya ke DU/DI , sehingga keterserapan lulusan SMK di DU/Di semakin meningat secara bertahap.   

Pak Mus, Baktimu ke SMK cukup besar, program-program penyelarasan mutu tidak saja diadakan melalui tatap muka, namun setiap minggu ada saja program penyelarasan yang diadakan secara teleconference. Sebagai salah seorang guru yang pernah mengikuti acara teleconference bersama PSMK, saya merasakan hikmah terbesar dengan program tersebut. 

Banyak program --proram PSMK yang sudah berupaya meningkatkan pelayanan fisik maupun non fisik. Terkait dengan pelayanan fisik, dimasa pemerintahanmu , banyak program peningkatan sarana dan prasarana SMK, rehap dan pembangunan gedung SMK, penambahan jumlah SMK, kelengkapan sarana praktik siswa yang berskala industri dan sebagainya. Sedangkan program non fisik seperti Pelatihan guru-guru kejuruan, magang sertifikasi guru  kejuruan, magang guru kejuruan baik di dalam negeri maupun di luar negeri. 

Pak Mus 

Terakhir saya bersua dengan bapak, tanggal 16  Agustus 2017, pada kesempatan Bimtek SMK Kawasan Industri. Wejanganmu  diakhir-akhir pertemuan, saya merasakan sekali betapa besarnya harapanmu terhadap perkembangan mutu SMK. Beberapa hal yang saya kutip dari pengarahanmu dalam acara tersebut adalah" betapa bapak sangat menginginkan "SMK  ini memberikan kontribusi besar  dan dapat melayani kebutuhan masyarakat  yang ada di sekitar SMK. Keinginanmu itu sudah terealisasi pak Mus, contohnya sejak tahun 2015 SMK sudah  dijadikan sebagai tempat penyelenggraan  Uji Kompetensi Guru, tentu saja bagi SMK yang sudah memenuhii kriteria -kriteria yang sudah ditentukan. 

Dua tahun belakangan ini SMK juga sudah ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk  SMK dan siswa-siswi SMP.  Mimpimu pak Mus, agar Kehadiran SMK di tengah-tengah masyarakat dapat melayani kebutuhan masyarakat juga sudah terealisasi dalam program life skill. Dimana SMK sudah dijadikan sebagai tempat untuk melatih kecakapan hidup masyarakat sesuai dengan kompetensi yang diinginkan (training center) untuk masyarakat yang membutuhkan. Satu tahun belakangan ini , SMK juga telah dijadikan sebagai tempat untuk melatih skill guru-guru adaptif (guru mapel umum)  untuk menambah keterampilan khusus  bidang kejuruan dalam program keahlian ganda.  

"SMK hebat"  itulah jargonmu, saat ini SMK juga menjali kerjasama dengan Dikdas dalam program renovasi geung-gedung sekolah di seantero negeri. Pada awalnya program itu diserahkan ke konsultan dan kontraktor swasta, namun saat ini sudah ditangani oleh SMK. SMK yang hebat adalah SMK yang memberikan banyak hal kepada masyarakat, SMK hebat  adalah SMK yang tidak pelit untuk berbagi dengan masyarakat,  SMK yang hebat adalah SMK yang memiliki visi Vokasional dari semua elemennya, SMK yang hebat adalah SMK yang memiliki banyak jejaring dengan intens dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri.  SMK yang hebat adalah SMK yang memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat sekitar, SMK yang hebat adalah SMK yang mampu meningkatkan perekonomian daerah". 

Penyelarasan kurikulum saat ini sedang gencar-gencarnya dilaksanakan , dalam program yang dikenal "SiLARAS", Sistem Layanan Penyelarasan adalah suatu upaya untuk melayani dunia usaha/dunia industri yang memiliki itikat baik untuk melakukan penyelarasan dan kerjasama dengan sekolah menenengah kejuruan dalam bentuk pemagangan, penggunaan lulusan, pemberian masukan atas kurikulum, pemanfaatan Corporate Social Responsibility bagi SMK ataupun pembukaan kelas industri. Layanan tersebut dilakukan dalam bentuk konsultasi, fasilitasi, advokasi, ataupun layanan lain secara dalam jaringan ataupun luar jaringan. Secara khusus kerjasama tersebut dapat didefinisikan dalam lingkup: Pembukaan kelas khusus atau kelas industri, Pemagangan (internship) bagi guru dan siswa, Rekruitmen,Pengembangan teaching factory, Pemanfaatan Corporate Social Responsibility, Sertifikasi Kompetensi,Pengembangan Training Center di SMK dan Guru/Instruktur Industri.

Sejuta kenangan SMK dengan Almarhum pak  Mustaghfirin Amin, sejuta tumpuan dan harapan kepada pak Mus, sejuta tawaran kerjasama yang sudah dijalin pak Mus, sejuta impian gemilang SMK . Saat ini pak Mus  sudah pergi untuk selama-lamanya. Semoga setelah kepergianmu, sejuta harapan SMK bisa dilanjutkan oleh penerus berikutnya.

sumber: http://www.kompasiana.com 

Beri nilai konten ini  
Responsive image