Forum Dialog SED-TVET 2016

Oleh: Yuli Setiawan · Kamis, 26 Januari 2017 10.53 · 3.229

Kegiatan Forum Dialog SED-TVET 2016

Program SED-TVET menyelenggarakan Forum Dialog SED-TVET 2016 pada tanggal 17 Mei 2016. Kegiatan yang diselenggarakan di Tugu Kunstkring Jakarta tersebut merupakan kegiatan tahunan program SED-TVET yang bertujuan untuk bertukar informasi, pengalaman, cerita keberhasilan serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan pendidikan dan pelatihan kejuruan di Indonesia. Acara yang dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian mitra, Kedutaan Jerman, lembaga pendidikan dan pelatihan kejuruan, perusahaan/industri, dan lembaga donor tersebut berfokus pada peningkatan kerangka regulasi dan penjaminan mutu dan akreditasi.

Kegiatan Forum Dialog SED-TVET 2016 dibuka dengan sambutan dari Direktur Program SED-TVET, Perwakilan Kedutaan Besar Jerman, Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas – Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan – Kementerian Perindustrian.

Kegiatan Forum Dialog SED-TVET 2016 juga didukung oleh Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang inovasi dan daya saing, Ir. Ananto Kusuma Seta, MSc, PhD yang menyampaikan keynote speech mengenai kontribusi pendidikan dan pelatihan kejuruan pada pencapaian prioritas pembangunan nasional dan agenda pembangunan berkelanjutan. Selain itu, SMKN 1 Cibinong turut berpartisipasi dalam menampilkan drama singkat sebagai pengantar pemutaran film bertemakan kesetaraan gender yang berjudul ”Perempuan Indonesia Membangun Bangsa Melalui Sains dan Teknologi” yang diproduksi oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan program SED-TVET.

Acara dilanjutkan dengan talkshow yang mengangkat topik tentang kisah sukses program SED-TVET di bidang kegiatan (FoA) Penguatan Kerangka Regulasi serta Penjaminan Mutu dan Akreditasi. Pada sesi ini disampaikan tentang hasil-hasil final kegiatan, tantangan serta rekomendasi untuk perluasan dan keberlanjutan dari keberhasilan pada kedua bidang (FoA) tersebut. Adapun bidang kegiatan (FoA) lainnya yakni Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Unggulan, Inovasi untuk Kerjasama dengan Sektor Swasta, Kerjasama Trilateral antara Indonesia, Myanmar dan Jerman, serta Pendanaan Peralatan dan Pelatihan juga menyampaikan beberapa hasil kegiatan pilihan dalam paparan interaktif pada sesi market place.

Tentang Program SED-TVET

Program “Pengembangan Ekonomi yang Berkelanjutan melalui Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan” (SED-TVET) merupakan sebuah bentuk kerjasama antara Kementerian Kerjasama Pembangunan Jerman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Kementerian Perindustrian Indonesia, dan Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia. Program kerjasama ini berfokus pada peningkatan kualitas dan kesesuaian Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan dengan permintaan pasar kerja, serta secara bersamaan mempercepat pertumbuhan yang inklusif. Tujuan dari program SED-TVET adalah untuk meningkatkan kemampukerjaan tamatan TVET dan tenaga kerja di beberapa wilayah terpilih di Indonesia.

Dukungan program SED-TVET berlokasi di beberapa provinsi diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur. Strategi utama dari program ini mencakup pembangunan berkelanjutan dan kerjasama jangka panjang dengan sektor swasta. Hingga saat ini, sebuah dialog, yang dirancang untuk meningkatkan kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan, telah disosialisasikan dan diterapkan pada Pemerintah dan sektor swasta di seluruh bidang kegiatan program SED-TVET. Bidang kegiatan ini terdiri dari peningkatan manajemen dan kapasitas teknis institusi TVET, negosiasi dan penerapan pendekatan inovatif dalam program kerjasama dengan sektor swasta, implementasi dan monitoring regulasi bidang TVET, dan perancangan dan implementasi penjaminan kualitas dan seritifikasi TVET di beberapa sektor ekonomi terpilih. Selain itu, dukungan program SED-TVET juga diberikan kepada mitra kerja untuk konsolidasi dan peningkatan model serta instrumen yang telah dikembangkan dalam 5 tahun program SED-TVET.

Salam,

Debby

#PetuahPetuah

Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh pemuda.

Tan Malaka