Adira Finance & Kemendikbud Menggelar Program Penyelarasan Kompetensi 40 Guru SMK Bisnis Manajemen

oleh Muhamad Rai 298

Jakarta, (05/09) – Adira Finance bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menindaklanjuti kerja sama yang sudah terjalin sejak 2018 dengan menyelenggarakan program Penyelarasan Kompetensi Bidang Bisnis dan Manajemen Guru SMK Kompetensi Keahlian Pemasaran. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan sejak tanggal 1 September 2019 di Jakarta dengan melibatkan 40 orang guru yang berasal dari 20 SMK di berbagai wilayah di Indonesia.

 

 

Program penyelarasan kompetensi tersebut merupakan bentuk komitmen Adira Finance untuk memperluas implementasi program Corporate Social Resposiblity (CSR) di bidang pendidikan. Program CSR ini juga merupakan salah satu perwujudan nyata dari Visi Misi Adira Finance untuk turut serta mengembangkan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Tahun ini Adira Finance mengundang 40 orang guru Pemasaran dari 20 SMK Binaan Adira dari 9 wilayah yang ada di seluruh Indonesia termasuk Medan, Palembang, Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Balikpapan dan Makassar. Adira siap menyelaraskan kurikulum di SMK Bidang Bisnis Manajemen agar sesuai dengan kebutuhan Industri saat ini, karena perubahan saat ini berlangsung secara cepat sehingga penyesuaian perlu dilakukan terus menerus khususnya dalam mengembangkan kompetensi pengajar agar selaras dengan dunia Industri”, ujar Novitri Diah Lista Wulandari selaku Head of Corporate University Adira Finance.

 

Saryadi S.T., MBA selaku Kepala Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri, Direktorat Pembinaan SMK, Kemendikbud dalam pembukaan kegiatan tersebut menjelaskan bahwa SMK harus responsive untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di dunia kerja yang sangat cepat. Perubahan yang terjadi di dunia kerja dapat direspon dengan melakukan penyesuaian kurikulum yang diterapkan di sekolah. Penyesuaian kurikulum tersebut dituangkan dalam bentuk kurikulum implementatif dimana dalam penyusunan dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan industri mitra SMK. “Kami mengapresiasi kerjasama yang dibangun oleh Adira untuk dapat menghadirkan budaya serta kompetensi kekinian yang dibutuhkan oleh Industri saat ini ke SMK. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian pihak dunia usaha/dunia industri ke SMK yang patut didukung dan dikembangkan. Kami mengundang industri untuk hadir di SMK guna memastikan bahwa SMK selalu ter-update kompetensinya’, pungkas Saryadi.

Melalui penyelanggaraan program Pengembangan Kompetensi Bisnis dan Manajemen bagi Guru SMK ini, diharapkan dapat memperkaya kompetensi yang dimiliki oleh guru-guru SMK Kompetensi Keahlian Pemasaran khususnya menyesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan sesuai standar industri.

 

Beri nilai konten ini  
Responsive image