Honda Motor Bangun Link And Match Antara SMK Dengan Industri

oleh Apriliyadi 288

SUKABUMI – Dalam rangka revitalisasi SMK dan penguatan pendidikan vokasi, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memperluas program pendidikan vokasi industri, untuk membangun Link and Match antara SMK dengan Industri di wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Pengembangan ini diwujudkan melalui penandatangan kesepakatan kerjasama yang dilakukan oleh AHM dengan 60 SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda binaan Main Dealer di wilayah Jabar PT Daya Adicipta Motora (DAM), dalam rangkaian acara peluncuran program pendidikan vokasi industri di Cicurug, Kabupaten Sukabumi, awal pekan kemarin.

AHM bersama DAM juga menyerahkan bantuan sarana praktik berupa 134 unit sepeda motor Honda dan 134 special tools, serta materi ajar kepada 134 SMK mitra binaan AHM di wilayah Jabar.
Penyerahan dilakukan secara Simbolis oleh GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin kepada Kepala SMK Teknologi Plus Padjadjaran Sukabumi, Dedih.

Acara yang diprakarsai Kemenperin RI tersebut, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad, Dirjen Rehabilitasi Eddy Suharto dan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum hadir menyaksikan kesepakatan kerjasama antara industri dan SMK, untuk bersama-sama memajukan pendidikan vokasi industri bagi generasi muda di bidang otomotif roda dua.

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, AHM memiliki komitmen tinggi untuk terus berperan aktif dalam memperkuat pendidikan kejuruan dan vokasi di Tanah Air.

“Kerjasama ini ditujukan bagi pengembangan potensi SMK untuk masa depan siswa SMK mitra binaan kami sekaligus memperkuat jembatan link and match bagi dunia usaha dan dunia industri, terutama di Jabar,” ujar Ahmad Muhibbuddin melalui keterangan resminya kepada Radar Sukabumi, Jumat (22/3).
Pihaknya yakin, hal itu akan memperkuat kontribusi dalam pengembangan pendididikan di Indonesia.

Program vokasi ini merupakan tindaklanjut dengan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2016 tentang “Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan” untuk meningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia Indonesia, terutama alumni SMK. Penandatangan perjanjian kerjasama antara perusahaan industri dengan SMK dari Wilayah Jawa Barat bertujuan untuk membina dan mengembangkan SMK agar link and match dengan dunia industri, serta memberikan akses kepada SMK untuk melakukan praktek kerja industri dan magang pada perusahaan industri.

Sejak 2010, AHM telah mengembangkan Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) dan berkembang menjadi Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (KTBSM) di 2018. Para siswa SMK yang mengikuti program, ditempa dengan materi-materi yang terintegrasi untuk mengasah kompetensi teknik maupun non teknik.

Secara keseluruhan AHM telah memiliki SMK mitra binaan sebanyak 687 sekolah yang tersebar di 34 provinsi di Tanah Air. Sementara di Jabar, ada 134 SMK TBSM Astra Honda yang tersebar di 17 kabupaten dan kota. (*/wdy)

 

Sumber : kabaroto.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image