Pentingkah HACCP bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

oleh Apriliyadi 345

Hazard Analysis and Critical Control Points atau lebih dikenal dengan istilah HACCP merupakan sebuah istilah yang mungkin terdengar asing bagi sebagian orang. Namun, istilah tersebut dapat dikatakan sebagai nyawa bagi sebuah produk, khususnya yang berkaitan dengan food and beverages. Bagi SMK dengan kompetensi keahlian yang berhubungan dengan food and beverage sudah sepatutnya paham akan pentingnya sertifikasi HACCP. 


  
sumber: google.com


Apakah HACCP itu? HACCP merupakan sebuah pengakuan terhadap suatu produk dengan mempertimbangkan faktor keamanan. Layaknya sebuah proses pengakuan seperti sertifikasi lainnya, HACCP memiiki tujuh prosedur utama, yaitu: 1) analisis bahaya; 2) identifikasi critical control point; 3) penetapan batas kritis; 4) penetapan sistem monitoring; 5) penetapan tindakan koreksi; 6) penetapan prosedur verifikasi dan 7) penyimpanan catatan dan dokumen. Paling tidak tujuh hal tersebut menjadi catatan penting sebagai suatu langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan pengakuan HACCP pada setiap produk.

sumber: google.com

 

Selanjutnya, apa kaitan HACCP dengan FoodEx Japan 2019 kali ini? Hampir pengunjung yang merupakan calon pembeli, sebelum mereka bertanya lebih lanjut, hal pertama yang ditanyakan adalah “Apakah produk Anda telah memiliki HACCP?” Pertanyaan lainnya yang sering ditanyakan adalah bagaimana prosesnya, lokasi pembuatan hingga masukan kepada rasa bagi pengunjung yang mendatangi booth SMK. Kembali kepada isu tentang HACCP, sangat disarankan bagi SMK yang memiliki suatu produk hasil praktik yang bersinggungan dengan food and beverages, terlebih mengikuti pameran internasional maupun nasional, sudah memiliki pengakuan HACCP. 

Selanjutnya, hal yang perlu untuk didiskusikan adalah siapa yang membiayai sekolah untuk mendapatkan pengakuan tersebut, apakah pihak sekolah secara mandiri seperti halnya sertifikasi manajemen mutu? Atau perlukah adanya sinergi dan dukungan dari pihak-pihak lain, seperti kementerian, dinas pendidikan atau orangtua murid? Mari bersama kita majukan produksi anak bangsa.
 

Salam hangat dari Chiba, 6 Maret 2019
 

Beri nilai konten ini  
Responsive image