Ciptakan Alat Peraga Otomotif Digital: SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi siap Expor

oleh Muhammad Abdul Majid 797

MALANG - Semangat SMK Muhammadiyah 7  (Mutu) Gondanglegi  untuk mengembangkan  revolusi industri 4.0 terwujud. Yakni memproduksi Media Pembelajaran Automotive & Electronic Technology Theaching Factory. Yaitu alat  peraga kendaraan ringan bagi guru berbasis  computerized antilock brake system simulator. Alat simulator  otomotif ini berbasis ABS ECU.

Hasil produksi SMK Mutu ini langsung diinden AL Najjah Enterprise, perusahaan engineering, pengadaan barang dan jasa di Malaka, Malaysia. Perusahaan yang bergerak diberbagai perangkat enginering ini. Selama ini telah beberapa kali melakukan kerjasama dengan pemerintah Malaysia untuk  memenuhi kebutuhan alat praktik di sekolah kejuruan di sana.

Untuk pemesanan ini, kemarin ditandai dengan kerjasama antara Kepala sekolah SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Pahri S.Ag MM dengan Sazman Kamasan, Marketing Manager Al Najjah Enterprise Malaysia.

‘’Untuk tahun pertama,  Al Najjah manerget 30 unit. Harga per unit kisaran Rp 100 juta. Jadi akan ada dana Rp 3 miliar yang bisa dimanfaatkan pengembangan teknologi 4.0 di SMK Mutu,’’ tegas Pahri bangga.

Prosesi penandatanganan kerjsama tersebut, di saksikan  Drs Arif Khamzah M.Si Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Malang;  Dr Muhammad Harley MT, Tenaga Ahli Produk Automotive Teaching Fakctory SMK Mutu.

Ditambahkan Pahri, dalam waktu dekat, pihak Al Najjah akan mengirimkan beberapa tenaga guru dari Malaysia untuk ditraining di SMK Mutu. Waktu dan lama pendidikan akan disesuaikan jadwal pendidikan di Malaysia. ‘’Untuk training itu nanti, tentu membutuhkan waktu dan pendampingan. Untuk itu, kami akan mempersiapkan SDM yang  handal guna memberikan pembekalan  pengoperasian alat tersebut,’’ ujarnya.

Selain alat peraga kendaraan ringan bagi guru berupa  computerized antilock brake system simulator, juga diproduksi dua alat peraga lain, yakni Computerized Diesel Common Rail Simulator dan Computerized Electric Power Steering.

Kedepannya, ketiga alat tersebut, sudah direncanakan Al Najjah untuk dibeli juga. Hanya saja waktunya bertahap. Satu persatu dulu. Disesuaikan dengan kebutuhan di Malaysia. Sebab, untuk awal tahun seperti saat ini, di Malaysia semua sekolah di sana masih proses awal tahun ajaran baru yang dimulai Januari. Sehingga, dalam waktu dekat, Al Najjah masih melakukan agenda agenda sesuai dengan pelaksaan dan jadwal sekolah di Malaysia.

Dr Muhammad Harley MT, Tenaga Ahli Produk Autimotive Teaching Fakctory SMK Mutu mengakui, dengan adanya alat tersebut akan mempermudah guru dalam melakukan simulasi dan praktik otomativ kepada siswa. Sebab, alat tersebut   akan menggantikan peran guru dalam hal pembelajaran otomotif. Sehingga, ketika siswa melakukan praktik simulasi, guru tinggal mendampingi, mengawasi. Sebaliknya, peran guru disitu nanti, akan sepenuhnya terjawab oleh kecanggihan alat itu.

Mengapa begitu? Sebab, alat tersebut memiliki banyak kelebihan, yakni   sudah menerapkan teknologi terbaru dari disiplin ilmu. Berbasis digital. Menerapan simulasi dengan rem ABS, PLC juga sudah menerapkan HMI. Karena semua sudah terintegrasi dengan komputer, maka sistem kerja alat tersebut akan mudah dipahami dan dimengerti. Bahkan, jika pada bagian tertentu tidak berfungsi atau mengalami kendala, akan tampak dalam monitor. Sebaliknyam jika dalam simulasi ada  kesalahan, monitor akan memberikan petunjuk. (fik/red/aim)

Sumber: malangpost.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image