Dirikan Technopark, SMKN 4 Bandung Bina Siswa Jadi Startupreneur

oleh Apriliyadi 762

Jakarta—Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Bandung, Jawa Barat, mendirikan TechnoPark Sekolah dan diresmikan pada 2018 lalu. Pendirian Technopark merupakan salah satu bagian dari program revitalisasi yang dijalankan oleh SMKN 4 Bandung.

Direktur Penanggung Jawab Techno Park SMK Negeri 4 Bandung, Agus Muslihin mengatakan, salah satu program pemerintah dalam rangka revitalisasi SMK, implementasinya adalah Techno Park dan program Teaching Factory. Pendirian Technopark bertujuan untuk melakukan pembinaan dan mewadahi minat para siswa maupun alumni menjadi wirausaha baru.

“Techno Park membidangi event dan inkubasi. Programnya disebut dengan pembinaan start up,” kata Agus di SMK Negeri 4 Bandung.

Siswa dan alumni yang memiliki ide berwirausaha akan dibina melalui pelatihan-pelatihan yang ada. Tujuannya agar siswa dan alumni siap menjadi startupreneur.

 

“Oleh pemerintah kemarin itu dikasih modal untuk bisa memulai usaha sesuai dengan minat, bakat, ide, dan visi siswa tersebut. Tujuannya untuk bisa menjadi start up melalui pelatihan yang diselengggarakan Techno Park,” ujar Agus.

Produk yang dihasilkan pun beragam, tidak hanya berupa barang, namun juga jasa. Agus menambahkan, technopark bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa, salah satunya dengan adanya pelatihan Revolusioner Keterampilan Berbahasa Inggris Metode Revolt yang cepat dan praktis pada awal 2019 yang fiikuti oleh siswa dan guru.

“Pelatihan bahasa inggris ini dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara SMK Negeri 4 Bandung dengan lembaga pelatihan bahasa inggris menggunakan metode berbeda dengan pembelajaran di kelas dan hasilnya banyak peserta yang sudah bisa berkomunikasi di depan umum,” tuturnya

Meskipun demikian, Technopark di SMKN 4 Bandung merupakan hal baru. Oleh sebab itu, perlu ada pendampingan dari Techno Park yang sudah lama berdiri.

“Yaitu yang berada di perguruan tinggi. Untuk SMK Negeri 4 Bandung didampingi oleh Bandung Techno Park yang ada di Telkom University,” ujar Agus, dilansir disdik.jabarprov.go.id.

 

 

 

Beri nilai konten ini  
Responsive image