Persiapkan Siswa Hadapi Revolusi Industri 4.0, SMK Salafiyah Pati Adakan Kunjungan Industri

Oleh: Rizky Setiawan · Jumat, 21 Desember 2018 07.21 · 2.338

Bagikan

Jakarta - Prof. Schawab dalam bukunya The Fourth Industrial Revolution (2017) menjelaskan, revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental.  Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya, revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala, ruang lingkup dan kompleksitas yang lebih luas. Kemajuan teknologi baru yang mengintegrasikan dunia fisik, digital dan biologis telah mempengaruhi semua disiplin ilmu, ekonomi, industri dan pemerintah. Bidang-bidang yang mengalami terobosoan berkat kemajuan teknologi baru diantaranya (1) robot kecerdasan buatan (artificial intelligence robotic), (2) teknologi nano, (3) bioteknologi, dan (4) teknologi komputer kuantum, (5) blockchain (seperti bitcoin), (6) teknologi berbasis internet, dan (7) printer 3D.

Seperti diketahui, Kementerian Perindustrian sedang giat-giatnya mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar menguasai teknologi digital di era revolusi industri 4.0. Salah satu cara yang dipilih adalah program vokasi SMK dan industri. Dikutip melalui kemenperin.go.id, Kementerian Perindustrian menyatakan,guna meningkatkan kompetensi SDM industri, Kementerian Perindustrian telah meluncurkan program pendidikan vokasi di berbagai wilayah di Indonesia dengan mengusung konsep link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan sektor industri. Dengan program tersebut diharapkan lulusan SMK saat ini dapat terserap atau cepat bekerja di sektor industri khususnya pada era revolusi industri 4.0.

Sebagai Sekolah Kejuruan berbasis Pesantren, SMK Salafiyah Pati memiliki misi mencetak Santri yang mandiri dan profesional serta berdaya saing global. Berdasarkan misi tersebut, SMK Salafiyah Patitentunya melihat tantangan dan peluang melalui perkembangan industri yang tengah memasuki generasi ke-4 tersebut.

Guna menyiapkan para Santri (Siswa –red) menghadapi revolusi industri 4.0, SMK Salafiyah mengadakan kunjungan industri (KI) di Semarang. Upaya tersebut dilakukan sebagai upaya mengenalkan para Santri terhadap dunia industri dengan secara langsung melihat proses dan cara kerja pelaku industri di era industri 4.0 saat ini.

Lebih dari 200 Santri dari kelas sepuluh program studi Tata Busana (TB), Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ), dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), diberangkatkan ke lokasi pada Senin pagi (17/12) dengan didampingi para Guru Pendamping.Lokasi KI yang dikunjungi yaitu PT. Ungaran Sari Garmen, Batik Semarang 16, TV KU Semarang, dan PT. Coca Cola Semarang.

Di lokasi KI, para Santri begitu antusias mengikuti setiap materi dan pembelajaran yang diberikan. Jika biasanya pembelajaran di ruang kelas sekolah, kali ini sangat berbeda. Pembelajaran diberikan secara teori sekaligus ditunjukkan langsung proses dan wujud dari teori yang diterangkan kepada para peserta KI.

Seperti saat di TV KU, teori tentang teknis jurnalisme secara digital diberikan sekaligus ditunjukkan proses pembuatannya. Dengan mengamati secara serius dan antusias saat pemateri menunjukkan alat dan proses digitalisasi melalui jaringan dan software pertelevisian, para peserta KI terlihat tak ingin sedikitpun tertinggal dari moment yang begitu berharga tersebut.

Ditemui tim patinews.com sesaat setelah materi dari TV KU usai, Devi yang diketahui sebagai peserta KI dari prodi RPL berkata, “Kegiatan ini (materi TV KU –red) menjadi pengalaman baru bagi saya. Dan saya tak ingin melewatkannya, untuk itu tadi saya merekam setiap kejadian saat materi diberikan,”.

Pengetahuan dunia industri yang menarik juga didapatkan peserta ketika tiba di lokasi KI lainnya. Seperti saat di PT. Coca Cola Semarang, pemateri dari PT. Coca Cola menjelaskan dengan begitu detail tentang teknis kerja di perusahaan tersebut, mulai dari laboratorium berbasis teknologi, hingga peran komputer dalam proses produksi yang sangat mempengaruhi hasil dan kinerja yang lebih maksimal.

Melalui kegiatan Kunjungan Industri tersebut, SMK Salafiyah Pati berharap peserta Kunjungan Industri yang baru menginjak kelas sepuluh itu mulai mempersiapkan diri menghadapi era industri 4.0. Selain itu, para peserta KI juga diharapkan memiliki motivasi yang lebih besar melalui pengalaman langsung yang didapatkannya melalui KI untuk lebih semangat belajar dan meraih cita-cita sebagai upaya saat lulus dari SMK sudah siap beradaptasi dan menjadi tenaga profesional di dunia industri yang mulai berkembang di Indonesia dan Internasional.

 

Sumber: Patinews.com

Bagikan

#PetuahPetuah

Tak ada harta pusaka yang sama berharganya dengan kejujuran.

Mohammad Hatta