Apresiasi SMK Link and Match Industri Unggulan dan Kompeten 

oleh Pretty Pangaribuan 1.203

Jakarta, 06/12/2018 - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berkerja sama dengan PT Astra International Tbk untuk meningkatkan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia di lingkungan SMK dalam rangka menindaklanjuti Perpres no.9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi yang dilaksanakan di SMKN 26 Rawamangun.

Kemdikbud bersama industri kerap melakukan kerjasama untuk menaikan mutu dan kompetensi. Tidak hanya siswa, guru pun jadi target penaikan mutu demi bisa mencetak lulusan SMK yang mampu bersaing dalam dunia kerja.

Direktorat PSMK juga berfokus pada Revolusi Industri 4.0. Para lulusan diharap bisa menyesuaikan diri dengan perubahan era digital saat ini. Presiden Joko Widodo dalam setiap pidatonya, selalu menyebutkan Indonesia harus mencetak sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat bersaing di era modern. Menko Perekonomian Indoesia, Darmin Nasution dalam sambutanya di acara Rembuk Pendidikan Kejuruan SMK 2018 yang diselenggarakan di Pullman Hotel Jakarta, Rabu 5/12/18 mengatakan bahwa "SMK adalah investasi sumber daya manusia terbesar yang dimiliki Indonesia."

Kegiatan ini di buka oleh pihak Manajemen Astra. Sejalan dengan filosofi Catur Dharma Astra, “Menjadi Milik yang bermanfaat bagi Bangsa dan Negara”, pada prinsipnya dimanapun Astra berada harus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Komitmen ini Astra wujudkan melalui program CSR Astra yang berfokus pada 4 pilar yaitu Astra Untuk Indonesia Cerdas, Astra Untuk Indonesia Kreatif, Astra Untuk Indonesia Hijau, & Astra Untuk Indonesia Sehat," ucap pihak Astra.

Deputy Head of Environment and Social Responsibility Division, PT Astra International Tbk, Ibu Diah Febrianti, menyampaikan "program CSR Astra di bidang pembinaan SMK, dalam rangka menghadapi tantangan kondisi pendidikan kejuruan di Indonesia saat ini dan upaya meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Indonesia sekaligus mendukung program pemerintah sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia, Astra mengembangkan program pembinaan SMK berbasis link and match SMK sesuai kebutuhan industri. Program Pembinaan SMK ini tidak hanya dilakukan oleh kantor pusat Astra International, tetapi juga melibatkan sinergi dengan anak perusahaan Astra sejak tahun 2005. Hingga November 2018 ini, saat ini Grup Astra telah membina 1.329 SMK di Indonesia dalam skema program SMK Link & Match Industri. Beberapa di antaranya telah meraih berbagai prestasi, salah satunya dalam kompetisi LKS Nasional dan World Skill di tingkat dunia. Pada tahun 2018 ini, Astra bersinergi dengan kementerian pendidikan dan kebudayaan RI telah mengembangankan instrument platform program pembinaan SMK Link and Match dengan Industri. Dimana hari ini juga diberikan penganugerahan bagi sekolah-sekolah yang berhasil menjalankan program SMK Link and Match dengan indsutri nasional. Ajang ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari insan pendidikan SMK Indonesia, dimana diikuti oleh 178 program/ jurusan dari 135 SMK yang bekerjasama menjalin program link & match dengan 151 Industri dari 15 provinsi di Indonesia (Dari Aceh sampai Maluku)".

"Diharapkan melalui program ini terus dapat ditingkatkan dan memberikan manfaat dan inspirasi berupa kesesuaian program dan pendidikan SMK dengan kebutuhan dunia usaha," Ucapnya.

Direktur PSMK yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa, "Fokus utama adalah bagaimana lulusan SMK bisa terserap di Industri, bulan mei hingga november adalah waktu yang paling membuat kami ketar-ketir, kenapa? karena di bulan itulah media mentebutkan pengangguran terbanyak adalah lulusan SMK, kita harus mengakui jika kompetensi lulusan smk kurang, kompeten dalam arti semua aspek, baik kesehatan, mental dan sikap punya kompetensi yang baik. Maka dari itu kami akan berkerja, berkerja dan berkerja untuk mempersiapkan semua itu. Jika anak masih bisa di didik di sekolah, kami akan cari cara untuk tidak menutup jalan kepada anak untuk berkembang tapi yang menjadi masalah adalah anak yang sudah tidak bersekolah di smk dan yang paling utama dari fokus kami adalah soft skill. Maka pendidikan karakter jadi fokus utama,dengan link & match kami berharap anak2 bisa menerapkan apa yang di ajarkan di sekolah dengan di industri", Ucap M. Bakrun.

Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bidang inovasi dan daya saing, Bpk. Ananto Kusumo Seto, Ph.D. yang turut hadir memberikan di acara ini, menyampaikan apresiasi kepada PT Astra International Tbk beserta anak usahanya, yang telah memberikan atensi dan menjadikan pengembangan SMK sebagai langkah strategis perusahaan dalam membangun SDM yang berkualitas. 

Apresiasi SMK Link & Match Unggulan & Kompeten 2018

Apresiasi penghargaan/ hadiah kepada SMK finalis Apresiasi SMK Link & Match Unggulan & Kompeten 2018 total sebesar Rp. 90 jt uang tunai dari Astra dan Bantuan Pemerintah berupa Pengembangan SMK Berbasis Industri dan Keunggulan Wilayah senilai masing-masing Rp. 150 juta rupiah bagi tiap SMK finalis ajang apresiasi ini. 

Keenam finalis tersebut yaitu :

  • SMK Mitra Industri MM2100 binaan PT Astra Honda Motor
  • SMK Muhammadiyah Kajen binaan PT Astra Daihatsu Motor
  • SMK Tunas Harapan Pati binaan PT TMMIN & Yayasan Toyota Astra
  • SMKN 1 Kawali binaan PT Skyline Semesta
  • SMKN 26 Jakarta binaan PT PLN (Persero)
  • SMKN 1 Grati binaan PT Super Unggas Jaya

Untuk kategori Otomotif binaan Grup Astra, dimenangkan oleh SMK Tunas Harapan Pati binaan PT TMMIN & Yayasan Toyota Astra untuk jurusan Teknik Kendaraan Otomotif. Sedangkan Kategori Umum, dimenangkan oleh SMKN 1 Grati binaan PT Super Unggas Jaya untuk jurusan Agribisnis Ternak Unggas. Selain ajang apresiasi, juga diselenggarakan seminar pendidikan untuk Insan Pendidikan SMK di Indonesia, dengan tema Sinergi Multistakeholder untuk Memajukan SMK di Indonesia untuk memberikan inspirasi bagi peserta yang hadir.

Beri nilai konten ini  
Responsive image