SMKN 2 Kebumen Terapkan Program Revitalisasi SMK

oleh Rizky Setiawan 570

Jakarta - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kebumen merupakan salah satu dari 219 SMK se-Indonesia yang terpilih menjadi Pilot Project Revitalisasi SMK Tahun 2018. Dalam proses Revitalisasi SMK itu, Direktorat Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan pendampingan langsung dalam perencanakan pengembangan sekolah.

Kegiatan pendampingan dilakukan oleh pendamping yang ditunjuk oleh Direktorat Pembinaan SMK Kemendikbud RI, yaitu Dr Yoto ST MPd MM, salah seorang ahli pendidikan vokasi dari Universitas Negeri Malang. Pedampingan implementasi program implementasi SMK tersebut berlangsung mulai 22-26 Agustus.

Pendamping Program Revitalisasi SMKN 2 Kebumen Dr Yoto menjelaskan, ada enam bidang pendampingan yang menjadi prioritas revitalisasi SMK, yakni penyelarasan dan pemutakhiran kurikulum dengan dunia usaha dan dunia industri (DU/DI), inovasi pembelajaran yang mendorong keterampilan, pemenuhan dan peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan, kemitraan sekolah dengan DU/DI, standardisasi sarta dan prasarana utama, penataan dan pengelolaan kelembagaan, serta peningkatan akses sertifikasi kompetensi.

"Sinkronisasi dan pemutakhiran kurikulum SMK diprioritaskan pada kesesuaian perkembangan tekhnologi dan kesesuaiannya dengan kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri. Perbaikan dan penyelarasan kurikulum SMK akan memantapkan model kesesuaian dan keterkaitan dengan DUDI," ujar Dr Yoto kepada Suara Merdeka di sela-sela melakukan pendampingan.

Ikut mendampingi Plt Kepala SMKN 2 Kebumen Nurul Aini SPd, Ketua Tim Revitalisasi SMK yang juga Waka Kurikulum Drs Suwartono, Waka Hubungan Industri Warnu Riyanto SPd MPd dan Sekretaris Tim Revitalisasi SMKN 2 Eko Nugroho Widodo SPd.

Dorong Inovasi

Lebih lanjut, Dr Yoto menambahkan, kurikulum dirancang berorientasi pada hasil proses pembelajaran yang diutamakan mengacu pada fase pembelajaran di sekolah dan praktik di dunia usaha dan dunia industri. Pemerintah telah mendukung program kerja sama industri dengan melibatkan peran guru melalui program magang industri untuk guru produktif dan guru tamu dari industri. 

"Selain itu, para alumni yang sukses di dunia usaha dan dunia industri perlu dihadirkan sebagai guru tamu di sekolah," katanya.

Selain itu, perluasan teaching factory SMKN 2 Kebumen dirancang agar mendorong inovasi dan produktivitas lulusan. Yang menjadi fokus pengembangan sekolah dalam rangka Revitalisasi SMK yakni revitalisasi kerjasama dengan DUDI, revitalisasi sistem sertifikasi, revitalisasi kurikulum, revitalisasi guru dan tenaga kependidikan, revitalisasi sarana dan prasarana, dan revitalisasi kelembagaan.

"Melalui progran ini diharapkan lulusan SMK bisa langsung bekerja di dalam dan luar negeri," ujar Dr Yoto menyebutkan pendampingan masih akan terus berlanjut.

Plt Kepala SMKN 2 Kebumen Nurul Aini sangat optimistis melalui program Revitalisasi SMK ini pihaknya akan dapat meningkatkan kualitas lulusan. Apalagi dengan  melalui program ini, bantuan dari pemerintah untuk pengembangan SMK juga meninhkat. "Kami optimistis mampu menyiapkan dan menghasilkan siswa yang siap kerja sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri," ujarnya.

 

Sumber : Suaramerdeka.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image