Lulusan SMK Farmasi Maharani Tembus Tiongkok

oleh Pretty Pangaribuan 710

MALANG - SMK Farmasi Maharani mencatatkan prestasi membanggakan. Selain meraih nilai UN 2018 tertinggi kedua SMK Swasta Kota Malang, dua siswa lulusan sekolah ini berhasil diterima di Perguruan Tinggi ternama luar negeri. 

Lutfatul Laili Jihatul Khasanah & Darin Wafi Salsabila diterima di Jiangsu Food & Pharmaceutical Science College di Tiongkok China. Keduanya diterima melalui jalur beasiswa karena mencapai skor TOEIC (Test of English For International Communication).

Prestasi ini bukan kali pertama, lulusan SMK Farmasi Maharani tahun lalu yang bernama Aliefia Yuli Pangestu juga diterima di kampus yang sama. 
"Kami bersyukur tahun ini ada dua lulusan yang mengikuti jejak kakak kelas mereka. Kami bangga mereka bisa diterima di jalur beasiswa," ucap Rahayu Ndaru Wardani, S.Si S.Pd selaku Kepala Sekolah.

Mengantarkan lulusan hingga diterima di universitas luar negeri yang berkualitas, tentu bukan hal yang mudah. Banyak syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai standar penilaian. Terutama kecakapan berbahasa inggris jika ingin bekerja atau melanjutkan studi ke luar negeri. 

Menurut Ndaru, setidaknya ada dua poin yang harus dimiliki lulusan SMK Farmasi Maharani. Yaitu kualitas di bidang attitude dan skill. "Yang utama adalah sikap, kalau kemampuan secara akademik itu nomor sekian," katanya.

Ia menambahkan, di berbagai industri atau instansi yang menerima tenaga kerja selalu mengutamakan karakater calon karyawannya. Dengan sikap dan karakter yang baik tersebut, dinilai mampu memberikan kinerja yang bagus.

"Disiplin, jujur, bertanggungjawab dan mampu bekerja sama menjadi poin yang paling utama dipertimbangkan," tuturnya. Mencetak lulusan yang seimbang antara potensi keilmuan dan karakter merupakan misi SMK Farmasi Maharani. Namun hal ini menjadi tantangan besar, mengingat input siswa baru sekolah ini sangat heterogen.

"Mereka yang masuk ke sekolah ini bermacam-macam kemampuan dan perilakunya. Namun kami terus bekerja keras menjadikan mereka lulusan yang unggul," ungkapnya.

Sementara itu, kepada Malang Post Darin Wafi Salsabila mengatakan dirinya merasa bersyukur bisa diterima di Jiangsu Food & Pharmaceutical Science College dengan beasiswa. Semangatnya ingin menimba ilmu di luar negeri karena ia ingin mendapatkan banyak pengetahuan yang tidak bisa didapat di Indonesia. 

"Saya berharap dapat menerapkan ilmu dan pengalaman saya di Tanah Air saat lulus nanti," ucapnya.  

Darin mengaku keberhasilannya kali ini berkat bimbingan guru saat masih di SMK Farmasi Maharani. "Yang pasti juga dukungan dan doa restu orang tua," imbuhnya.

Selain Darin dan Lutfatul, lulusan sekolah dengan nilai akreditasi A satu-satunya SMK Farmasi di Malang ini, juga ada Aldi Vilasa Akbar yang berhasil mengangkat citra sekolah. Ia menjadi lulusan Tahun 2018, yang diterima di UNAIR (Universitas Airlanga) Jurusan Pendidikan Apoteker jalur SBMPTN.

Sumber : malang-post

Beri nilai konten ini  
Responsive image