SMK Al Muhtadin Depok Terapkan E-Learning

oleh Rizky Setiawan 504

Jakarta - Di tahun ajaran 2018-2019 SMK Al Muhtadin akan menerapkan E-Learning dalam proses belajar mengajar di sekolah. Hal tersebut sudah direncakan dan di rintis oleh kepala sekolah sejak dua tahun silam bersama Tim Sistem Informasi Manajemen (SIM) sekolah.

Kepala SMK Al Muhtadin, Sahadi mengatakan, penerapan e-learning dianggap dapat membantu civitas akademik sekolah termasuk guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Dengan adanya sistem ini, siswa tetap bisa belajar secara jarak jauh dan tidak lagi selalu menggunakan kertas tapi dengan gadget atau media teknologi (laptop),” kata Sahadi kepadaRadar Depok, saat kegiatan In House Training (IHT) dan Workshop di sekolahnya beberapa waktu lalu.

Menurut Sahadi dengan sistem belajar yang memanfaatkan teknologi informasi ini bukan hanya mampu mendukung proses belajar tetapi juga dapat mengambil sisi positif dengan penggunaan gadget yang selama ini dianggap di salah gunakan oleh anak-anak.

“Kalau guru ingin kasih materi pelajaran atau soal ujian siswa langsung dapat membukanya lewat Handphone (HP) atau gadget, jadi tidak lagi melihat catatan di kertas. Jadi nanti baik guru dan siswa dapat selalu berinteraksi setiap saat melalui e-learning tersebut,” jelasnya.

Jadi, selama kegiatan IHT dan Workshop seluruh guru diajarkan untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), Silabus, dan soal-soal secara baik dan benar sesuai kaidah untuk manual dan E-Learning.

“Kami akan terus mengevaluasi guru dan siswa terkait sistem baru ini, walaupun sudah dibiasakan dengan teknologi sejak dua tahun lalu tapi tetap saja harus ada evaluasi dan pembiasaan agar tercapai sistem pendidikan yang baik di SMK Al Muhtadin,” bebernya.

Dengan di mulainya sistem pembelajaran yang baru, KBM di SMK Al Muhatadin akan menggunakan teknologi seperti laptop dan proyektor dalam penyampaian materi oleh guru ke siswa.

“Nanti akan ditambah juga spot wifi di setiap titik-titik sekolah, karena itu menjadi kunci utama untuk menyukseskan program baru ini,” pungkas Sahadi.

 

Sumber : Radardepok.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image