Guru SMK Pertanian Ikuti Pelatihan Tentang Perkebunan Kelapa Sawit

oleh Pretty Pangaribuan 308

BANJARMASIN— Pentingnya membendung black campaign atau pemberitaan-pemberitaan negatif tentang perkebunan disadari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Digelar Pelatihan Pemahaman Peran Perkebunan dan Manajemen Teknologi Good Agricultural Practies Kelapa Sawit Berkelanjutan Bagi Guru SMK Pertanian se Kalsel, Selasa (26/6).

Berlokasi di Ballroom Mutiara Blue Atlantic Hotel Banjarmasin, pelatihan diikuti guru SMK pertanian se Kalsel.

Dosen IPB, Prof Sudirman mengatakan, pelatihan pemahaman peran perkebunan dan manajemennya penting bagi guru-guru SMK agar memahami manfaat perkebunan kelapa sawit.

Selama ini diakuinya, banyak informasi negatif tentang kelapa sawit dan harus diluruskan.

“Pemahaman-pemahaman yang didapat dari para guru SMK ini bisa meneruskan kepada siswa-siswanya. Bahwa kelapa sawit berkelanjutan artinya untuk masyarakat, lingkungan dan pendapatan masyarakat,” katanya.

Dijelaskannya, ada aspek sosial, ekonomi dan aspek lingungan.

Melihat betapa pentingnya dan banyak aspek terlibat maka nantinya peserta pelatihan tentang perkebunan kelapa sawit tidak hanya guru SMK pertanian tetapi juga guru SMA atau sederajat.

Pelatihan Pemahaman Peran Perkebunan dan Manajemen Teknologi Good Agricultural Practies Kelapa Sawit Berkelanjutan Bagi Guru SMK Pertanian tidak hanya digelar di Kalsel, tetapi juga di Bengkulu, Sumatera Selatan dan Sumatera Barat dan akan berlanjut ke provinsi lain yang ada kelapa sawit seperti Riau, Kalteng, Kalbar dan Jambi, Sumatera Utara.

“Masyarakat menjadi paham kelapa sawit sebenarnya ramah lingkungan dan terpenting penuhi legalitasnya seperti STD-B,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perkebunan Kalsel, Suparmi mengatakan, syarat pembuatan Surat Tanda Daftar Budidaya (STD-B) selama ini kurang melampirkan data identitas dan domisili, data pengelola kebun atau pemilik, data lokasi mulai desa, kecamatan, kabupaten, status kepemilikan hak tanah, luas areal.

Kendala yang dihadapi untuk pembuatan STD-B bagi pekebun masih kurangnya sosialisasi kepada pekebun akan pentingnya kepemilikan STD-B. Belum tersebarnya data kepemilikan kebun kelapa sawit di kabupaten/ kota baik luas kepemilikan lahan dan status lahan, kurang kesadaran pekebun akan pentingnya kepemilikan STD-B sebagai salah satu persyarakat untuk mendapatkan ISPO.

Menjadi kendala lainnya adalah terbatasnya dana operasional pendataan baik APBD maupuan APBN karena STD-B kewajiban pemerintah untuk merealisasikannya.

“Oleh sebab itulah kegiatan seperti ini sangatlah penting dan kami apresiasi. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ucap Suparmi.

Kepala Dinas Perkebunan Kalsel, Suparmi mengatakan, syarat pembuatan Surat Tanda Daftar Budidaya (STD-B) selama ini kurang melampirkan data identitas dan domisili, data pengelola kebun atau pemilik, data lokasi mulai desa, kecamatan, kabupaten, status kepemilikan hak tanah, luas areal.

Kendala yang dihadapi untuk pembuatan STD-B bagi pekebun masih kurangnya sosialisasi kepada pekebun akan pentingnya kepemilikan STD-B. Belum tersebarnya data kepemilikan kebun kelapa sawit di kabupaten/ kota baik luas kepemilikan lahan dan status lahan, kurang kesadaran pekebun akan pentingnya kepemilikan STD-B sebagai salah satu persyarakat untuk mendapatkan ISPO.

Menjadi kendala lainnya adalah terbatasnya dana operasional pendataan baik APBD maupuan APBN karena STD-B kewajiban pemerintah untuk merealisasikannya.

“Oleh sebab itulah kegiatan seperti ini sangatlah penting dan kami apresiasi. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ucap Suparmi.

Seorang peserta Guru SMK 2 Tanjung, Yudha sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Dirinya mendapatkan pengerahuan tentang perkebunan kelapa sawit yang selama ini memang banyak didapat informasi negatifnya.

“Peserta bergantian dan bersyukur tahun ini diikutkan. Khan di Tanjung ada perusahaan sawit, menjadi harapan agar banyak menyerap tenaga kerja lokal,” harapnya.

Sumber : Tribunnews.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image