34 SMK di Ibukota Terima Lisensi Sertifikat Profesi

oleh Apriliyadi 871

BERITA JAKARTA – 34 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Ibukota menerima Sertifikat Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak 1 (LSP-P1) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Hal ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahún 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, dengan adanya sertifikasi ini, maka SMK mendapat pengakuan. Sehingga nantinya lulusan dari SMK yang telah mendapatkan sertifikasi lebih mudah mendapatkan pekerjaan.

“Ini artinya ada pengakuan. BNSP ini perwakilan negara yang memberikan pengakuan kepada institusi SMK untuk sertifikasi,” ujarnya di SMKN 54 Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Pada kesempatan itu, Sandi menyerahkan langsung sertifikat kepada 34 kepala SMK. Diharapkan dengan adanya sertifikasi ini, SMK di Ibukota bisa mencetak lulusan yang potensial. “Selamat kepada sekolah yang telah mendapatkan sertifikasi ini. Jakarta membutuhkan tenaga-tenaga terampil,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Sopan Adriyanto menyebutkan, di Ibukota sendiri, totalnya ada 78 SMK. Dari jumlah tersebut, baru 34 SMK di antaranya yang selesai disertifikasi. Sementara sisanya masih dalam proses. “Kami perkirakan pada pekan depan sudah selesai semua di sertifikasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNSP, Sumarna menjelaskan, pihaknya memiliki tugas untuk melakukan sertifikasi terhadap 1.600 SMK di seluruh Indonesia. Sertifikasi sendiri dilakukan secara bertahap dan saat ini sudah mencapai 600 sekolah. “Target kami dua tahun ke depan nanti, sertifikasi SMK di seluruh Indonesia sudah selesai semua,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penandatangan nota kesepahaman antara PT. Jakarta Tourisindo dengan 16 SMK bidang pariwisata. “Nantinya BUMD DKI ini akan menampung siswa dan lulusan SMK pariwisata untuk magang maupun bekerja,” pungkasnya. (BJ/Erna Martiyanti)

 

Sumber: beritaekspres.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image