Perkuat Sinergi Industri dan SMK

oleh Apriliyadi 1.231

SURABAYA – Kebutuhan tenaga kerja profesional kian tinggi. Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jawa Timur pun memfasilitasi mereka melalui training of trainers (ToT). Juga mempertemukan industri dengan SMK sebagai lembaga pendidikan vokasi.

Ketua BKSP Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan, permintaan tenaga kerja cukup besar di bidang-bidang tertentu. Misalnya, perawat, mekanik, serta tenaga kerja di bidang kimia dan pertanian. ’’Yang paling banyak adalah mekanikal, bisa 40 persen,’’ ujarnya dalam seminar dan workshop administrasi perkantoran kemarin (6/3).

Saat ini sinergi antara SMK dan dunia usaha serta dunia industri (DUDI) makin gencar dilakukan melalui dual system. Tidak hanya lewat magang, tetapi juga kurikulum pendidikan. Dunia industri berperan dalam menyusun kurikulum selama magang.

Pelatihan terhadap DUDI dan pengajar SMK itu dioptimalkan dengan menggandeng IHK Trier Jerman. Tahun ini pihaknya menargetkan delapan kali pelatihan. Setiap sesi dilakukan selama enam hari.

Koordinator Program IHK Trier Jerman Andreas Gosche mengatakan, sistem kejuruan di Jatim perlu dikembangkan. Banyak aspek yang perlu diperhatikan untuk upgrading. Salah satu di antaranya, kesadaran dari masing-masing pihak untuk meningkatkan diri. ’’Karena dianggap belum ada manfaatnya,’’ ujarnya.

Beri nilai konten ini  
Responsive image