SMKN 2-Tee Kay Corporation Jalin Kesepakatan: Lulus, Langsung Kerja ke Jepang

oleh Apriliyadi 778

KETAPANG – Untuk kali kesekian, perusahaan asal Jepang kembali merekrut pekerja dari Ketapang. Perekrutan tenaga kerja ini melalui kerja sama antara Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Ketapang dengan Tee Kay Corporation. Mereka yang direkrut adalah para siswa yang setelah lulus nanti akan bekerja di Jepang.

Kepala SMKN 2 Ketapang, Erini, mengatakan kerja sama antara SMKN 2 Ketapang dengan Tee Kay Corporation yang diwakili Toru Yokokura, sudah berlangsung sejak 5 tahun terakhir. Perusahaan tersebut, menurut dia, tertarik terhadap lulusan siswa kejuruan, khususnya di Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) dan Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI) di sekolah yang dipimpinnya. "Sebenarnya kerja sama ini sudah yang kesekian kalinya. Kerja sama ini selalu diperbaharui setiap setahunnya. Jadi kali ini mereka datang lagi dan menandatangani MoU untuk perekrutan siswa yang akan dipekerjakan di Jepang di tahun ini," kata Erini, kemarin (25/2).

Dia menjelaskan, siswa yang direkrut ini adalah yang masih duduk di bangku kelas XII. Mereka, menurut dia, akan belajar sampai lulus dan kemudian mengikuti pemusatan pelatihan bahasa di Tanggerang selama 6 bulan. "Yang ikut seleksi untuk bekerja ada 51 siswa. Tapi yang lulus hanya 11 siswa untuk tahun ini. Setelah ikut les bahas Jepang, baru berangkat ke Jepang," jelasnya.

Mereka yang lulus seleksi, dijelaskan Erini, akan dikontrak selama 3 tahun untuk bekerja di Jepang, dengan gaji sekitar Rp16 juta perbulannya. "Sebenarnya perusahaan Jepang menginginkan siswa kami ini bekerja lebih lama lagi, tapi hanya karena terbentur peraturan yang hanya diperbolehkan 3 tahun. Tapi setelah 3 tahun ini, siswa ini ditawarkan untuk bekerja di perusahaan Jepang yang ada di Indonesia," ungkapnya.

Erini menambahkan, berdasarkan pengakuan dari pihak perusahaan, mereka puas dengan tenaga kerja lulusan SMK, khususnya jurusan perikanan. "Di Kalbar ada beberapa sekolah yang menjalin kerja sama, di Ketapang hanya SMKN 2 Ketapang. Mereka mengaku puas dengan kerja lulusan SMK," ujarnya.

Dipastikan dia, kerja sama seperti ini akan terus berlanjut ke depannya. Apalagi tak dipungkiri dia, antusiasme dari para siswa dan dorongan dari para orang tua siswa untuk bekerja di Jepang terbilang tinggi. "Dari tahun ke tahun terus bertambah jumlah siswa yang bekerja di sana. Tanggapan dari orang tua siswa juga setuju jika anaknya bekerja di Jepang, salah satunya karena gajinya tinggi," paparnya.

Dengan adanya kerja sama ini, otomatis diharapkan dia menjadi daya tarik bagi para siswa untuk masuk ke jurusan perikanan dan perkapalan. Setiap tahun, diakui dia, jumlah peminatnya terus bertambah. "Selain bekerja sama dengan perusahaan di Jepang, lulusan dari SMKN 2 Ketapang juga bekerja di Pelabuhan Benua Bali. Ini termasuk pelabuhan perikanan terbesar di Indonesia," pungkasnya. (afi)

Sumber: pontianakpost.co.id

Beri nilai konten ini  
Responsive image