DAK Fisik Penugasan Bidang Pendidikan SMK

oleh Yuli Setiawan 4.741

DAK Fisik Penugasan Bidang Pendidikan SMK ditujukan untuk mempersiapkan peserta didik melalui praktik kompetensi kerja dan praktik realisasi produk dengan konsep pembelajaran berbasis industri yang menghasilkan produk dan jasa melalui sinergi sekolah dengan industri pasar (teaching factory) dengan urutan prioritas pada bidang keahlian Agribisnis dan Agroteknologi, Kemaritiman, Pariwisata dan Industri Kreatif/ Teknologi dan Rekayasa.

Kegiatan DAK Fisik Bidang Pendidikan SMK, meliputi :

1) Peningkatan prasarana pendidikan berupa pemenuhan/pembangunan

2) Peningkatan sarana pendidikan berupa pengadaan peralatan praktik utama

Sekolah penerima DAK Fisik Penugasan SMK :

1) SMK yang membuka bidang keahlian dengan urutan prioritas sebagai berikut :

  1. Agribisnis dan Agroteknologi;
  2. Kemaritiman;
  3. Pariwisata; dan
  4. Industri Kreatif/ Teknologi dan Rekayasa

2) memiliki jumlah siswa pada bidang keahlian prioritas sekurang-kurangnya 108 siswa;

3) Sekolah yang berada di lokasi prioritas pengembangan pendidikan SMK yaitu :

  1. Kawasan Industri (KI)

No

Provinsi

Lokasi Prioritas

1

Sumatera Utara

Kawasan Industri SEI Mangke

2

Sulawesi Utara

Kawasan Industri Bitung

3

Sulawesi Tengah

Kawasan Industri Morowali

4

Sulawesi Selatan

Kawasan Industri Bantaeng

5

Kalimantan Barat

Kawasan Industri Ketapang

 

  1. Kawasan Industri Pariwisata

No

Provinsi

Lokasi Prioritas

1

Sumatera Utara

Danau Toba

2

Jawa Tengah

Borobudur

3

Nusa Tenggara Timur

Labuan Bajo

4

Bangka Belitung

Tanjung Kelayang

5

Sulawesi Tenggara

Wakatobi

6

Jawa Timur

Bromo-Tengger-Semeru

7

DKI Jakarta

Kepulauan Seribu

8

Banten

Tanjung Lesung

9

Maluku

Pulau Morotai

10

Nusa Tenggara Barat

Mandalika

  1. Kawasan Prioritas Nasional Kemaritiman

No

Provinsi

Lokasi Prioritas

1

Aceh

  • Simeleu
  • Sabang

2

Sumatera Barat

Kep. Mentawai

3

Bengkulu

Enggano

4

Kepulauam Riau

  • Natuna
  • Kep. Anambas

5

Kalimantan Utara

Nunukan

6

Kalimantan Timur

Berau

7

Sulawesi Tenggara

Buton Selatan

8

Sulawesi Utara

  • Kep. Sangihe
  • Kep. Talaud

9

Nusa Tenggara Timur

  • Alor
  • Rote Ndao

10

Maluku

  • Kota Tual
  • Moa
  • Saumlaki

11

Maluku Utara

Pulau Morotai

12

Papua

  • Timika
  • Merauke
  • Sarmi
  • Biak Numfor

 

  1. Kawasan Pertanian

Kawasan pertanian adalah wilayah yang dikembagkan sebagai kawasan pertanian oleh Kementerian Pertanian.

4) Jika tidak terdapat sekolah yang berada di lokasi prioritas, maka pemilihan lokasi dapat diperluas dengan tetap memperhatikan urutan priotas bidang keahlian sesuai butir 1).

5) untuk pembangunan ruang praktik siswa (RPS), disyaratkan sekolah memiliki lahan siap bangun dengan luas minimal 108m2 dengan ketentuan pemakaian lahan tersebut tidak mengurangi lapangan upacara atau lapangan olahraga.

6) jika sekolah tidak memiliki lahan yang cukup maka pembangunan RPS dapat dibangun bertingkat direncanakan yang tidak lebih dari 2 lantai. Bangunan di lantai 2 (dua) / diatas diperkenankan apabila dipenuhi kriteria sebagai berikut:

  1. Bangunan lantai 1 (satu) atau bangunan eksisting, telah dipersiapkan konstruksinya untuk bangunan berlantai dua;
  2. Pelaksanaan pembangunan di lantai 2 (dua), tidak melebihi batas jadwal maksimal pelaksanaan dan biaya satua kegiatan yang telah ditetapkan untuk masing-masing Kabupaten/Kota
  3. Pengadaan peralatan praktik utama siswa SMK disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing bidang keahlian prioritas.
Beri nilai konten ini  
Responsive image