40 Guru SMK Pelatihan Mengajar di Selandia Baru

oleh Yuli Setiawan 1.082

Sebanyak 40 guru dan kepala sekolah kejuruan berprestasi se-Indonesia mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan di Selandia Baru. Mereka akan mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building).

"Selandia Baru dikenal sebagai negara yang memiliki keunggulan di bidang pendidikan kejuruan dari sekolah menengah atas, diploma, hingga tingkat doktoral yang dirancang memiliki hubungan dengan dunia kerja dan dunia usaha," kata Dubes RI untuk Selandia Baru Tantowi Yahya lewat keterangan tertulisnya, Kamis (9/11/2017).

Kegiatan ini dilakukan di Auckland University of Technology (AUT), Selandia Baru, dari 14 Oktober sampai 4 November 2017. Selain meningkatkan kapasitas para guru, pelatihan ini dirancang agar para pengajar dapat membuat siswa lebih aktif dan lebih mudah memahami materi ajar.

Kegiatan pelatihan diadakan dalam bentuk seminar, diskusi antarpengajar, workshop, dan kunjungan ke sekolah-sekolah. Diharapkan, pelatihan ini membuat para guru dapat mengaplikasikan metode pengajaran lebih baik.

Tantowi sempat memaparkan tentang 'Selandia Baru Negara Sahabat di Pasifik'. Dia menjelaskan Selandia Baru masih memiliki potensi kerja sama di berbagai bidang, terutama di bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya.

Selama ini AUT aktif menjalin kerja sama pendidikan dengan pemangku kepentingan di Indonesia. Pada 2016, 50 penggiat seni budaya yang terpilih mengikuti pelatihan di AUT. AUT adalah satu dari delapan universitas terbaik di Selandia Baru.

"Sebagai bagian dari tugas kami dalam upaya mencerdaskan rakyat Indonesia, kami terus giat membangun komunikasi dengan berbagai universitas di Selandia Baru dalam rangka mencari peluang kerja sama dalam berbagai bentuk dan juga beasiswa," jelas Tantowi. 

 

Sumber: https://news.detik.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image