SMKN 1 BAWEN JADI SEKOLAH PERTANIAN TERBESAR DI INDONESIA

oleh Apriliyadi 4.508

DISKOMINFO-BAWEN : 

Revitalisasi SMKN-1 Bawen mampu menjadikan sekolah kejuruan berbagai kompetensi itu sebagai sekolah menengah kejuruan rujukan di Jawa Tengah. Bahkan salah satu jurusan unggulan yakni mekanisasi pertanian merupakan yang terbesar di tanah air. “Upaya revitalisasti SMKN 1 Bawen ini didukung oleh pemerintah dan berbagai pihak. Tahun ini dana revitalisasi mencapai Rp 3,5 miliar dan menjadikan SMKN 1 Bawen sebagai sekolah pertanian terbesar di Indonesia,” terang Kepala SMKN 1 Bawen Jumeri MSi, usai launching revitalisasi SMKN 1 Bawen oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Bawen, Rabu (20/9) siang.

 

Hadir Acara launching revitalisasi SMKN 1 Bawen ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Gubernur Ganjar Pranowo didampingi Bupati Semarang H Mundjirin serta Kepala Dinas Pendidikan dan Pendidikan Jateng Gatot Bambang Hastowo MPd. Hadir pula ratusan orang tua siswa baru SMKN 1 Bawen yang menyaksikan berbagai atraksi kesenian yang diperagakan oleh para siswa.


Gubernur Ganjar Pranowo saat sambutan mengatakan pola pendidikan berkarakter yang ditanamkan kepada para siswa menjadi tanggung jawab bersama. Karenanya, para guru, orang tua dan masyarakat termasuk dunia industri harus bersatu padu mendukung penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkarakter. Sehingga, lanjut Ganjar, para siswa dan lulusan SMK dapat bersaing di dunia kerja. “Sudah banyak kiprah para siswa SMK yang mampu menjawab tantangan global. Diantaranya pembuatan mobil Esemka yang akan digunakan untuk mempermudah transportasi di pedesaan,” terang Ganjar.


Kerja sama antara sekolah, orang tua dan dunia industri menurut Gubernur bisa menjadi langkah strategis untuk menguatkan kepentingan pendidikan sekolah menengah yang bermutu tinggi.


Revitalisati SMKN 1 Bawen merupakan bagian dari program peningkatan mutu pendidikan yang dilaksanakan di 123 SMK di tanah air. Menurut Kepala SMKN 1 Bawen Jumeri, program revitalisasi meliputi enam aspek yakni penguatan sarana prasarana pendidikan, metode pembelajaran, manajemen sekolah, pengembangan SDM tenaga pengajar, peningkatan mutu kerja sama dengan dunia industri dan sertifikasi tamatan agar memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja. “SMKN 1 Bawen adalah salah satu dari 23 SMK rujukan di Jawa Tengah yang menyelenggarakan pendidikan bermutu berbiaya murah. Tahun ajaran 2017/2018 kami menampung 759 siswa baru meski itu bukan daya tamping maksimal,” terang Jumeri lagi.


Saat ini total siswa SMKN 1 Bawen berjumlah 2.190 siswa yang belajar di enam jurusan kompetensi. Yakni peternakan, budidaya tanaman, teknologi pengolahan hasil, mekanisasi pertanian, jasa boga dan perhotelan. 


Pada kesempatan itu pula, Gubernur Ganjar Pranowo menyematkan tanda pangkat kepada para siswa kelas IX SMKN 1 Bawen yang telah selesai mengikuti pendidikan dasar kedisiplinan. Selain itu diserahkan pula bantuan beasiswa dari dana unit pengumpul zakat Dinas PEndidikan dan Kebudayaan Jateng kepada sepuluh siswa yang membutuhkan. Siswa penerima diantaranya Ahmad Sodik Mutohar dari SMK Widya Praja Ungaran, Khoirul Nur Irwan (SMKN 1 Bawen), Yoana Nur Rahmadhani (SPMA H Moenadi Ungaran), Rurun Rahmawati (SLB Negeri Ungaran), Meilina Rizki Rahmawati (SLB Negeri Ungaran), Suryo Guntoro (SLB ABCD Putra Mandiri Ungaran), Vanda Deviaravati (SMAN 1 Tengaran), Gadis Rupa Mariska (SMAN 1 Bringin) dan Novita Indriastuti (SMAN 1 Pabelan).(*/junaedi)

Sumber : http://semarangkab.go.id

Beri nilai konten ini  
Responsive image