SMKN 3 Dipercaya Jadi Sekolah Rujukan Revitalisasi SMK

oleh Desy Gita 1.008

PEKANBARU (RPZ) - Satu lagi sekolah di Provinsi Riau menunjukkan prestasi yang luar biasa. Kali ini, prestasi membanggakan itu ditunjukkan oleh SMKN 3 Pekanbaru karena berhasil terpilih sebagai Sekolah Rujukan Revitalisasi SMK. Tak main-main, di Indonesia, hanya 125 sekolah yang dipilih ikut program ini.

Terpilihnya SMKN 3 ini mendatangkan sejumlah keuntungan bagi sekolah. Karena, SMKN 3 berkesempatan ikut menjadi bagian dari 30 sekolah piloting program revitalisasi. Jika terpilih, lulusan SMKN 3 bisa dikatakan memiliki kompetensi yang sangat baik.

‘’Kalau berhasil menjadi sekolah piloting, SMKN 3 berkesempatan membina sekolah lain yang memiliki program studi yang sama. Lalu, berbagai kebutuhan sekolah untuk memajukan proses pembelajarannya bisa lebih cepat terpenuhi,’’ kata DR R Aam Hamdani MT yang diutus mendampingi SMKN 3 Pekanbaru.

Dijelaskan dia, program revitalisasi ini merupakan implementasi dari Impres nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi SMK dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia. Nantinya, program ini hasilnya dititikberatkan kepada siswa yang menjalani proses pembelajaran. Karena, setiap semester usai, mereka mendapat sertifikat keahlian. ‘’Artinya, setelah tamat nanti, selain ijazah siswa juga mengantongi sejumlah sertifikat keahlian yang diakui,’’ katanya.

Adapun, enam aspek yang direvitalisasi yaitu, pengembangan dan penjelasan kurikulum, inovasi pembelajaran, standarisasi sarana dan prasarana utama, profesionalisme guru dan tenaga kependidikan, kerjasama sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri serta aspek pengembangan kelembagaan.

Menurut Aam, langkah SMKN 3 perlu diapresiasi. Karena sekolah itu mengikuti revitalisasi di semua aspek. Padahal di sekolah lain, biasanya hanya empat hingga lima aspek saja.     ‘’Ternyata, beberapa aspek sudah biasa dilakukan di SMKN 3,’’ ucap Aam.

Dia juga menjelaskan, kegiatan-kegiatan dalam program revitalisasi ini sejalan dengan nawacita yang disampaikan Presiden. Yaitu melingkupi program kemaritiman, perhotelan, industri kreatif dan industri pangan. SMKN 3 masuk di dalamnya karena memiliki prodi yang menunjang perhotelan.

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Pekanbaru, Rita Johan merasa senang karena sekolah yang ia pimpin berhasil dipilih menjadi sekolah rujukan revitalisasi. Karena tidak semua SMK yang beruntung mendapatkannya. Di Riau, hanya ada dua. Satu lagi adalah SMKN 1 Pasir Penyu.

‘’Kami siap mengembangkan enam aspek yang diajukan pemerintah. Karena, ada beberapa aspek yang sudah biasa kami terapkan. Sehingga dipercaya tidak akan mengalami kendala saat direvitalisasi,’’ tuturnya.(yan)

Sumber: riaupotenza.com

Beri nilai konten ini  
Responsive image